IMG-20200207-WA0014-700x400

Persiapan Susenas 2020, BPS Raja Ampat Melaksanakan Pelatihan Bagi Petugas

Raja Ampat Papua Barat, Radar Investigasi. Com. Dalam rangkah memberikan pembekalan dan pemahaman kepada petugas Survei Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2020. Badan Pusat Statistik (BPS) Raja Ampat gelar pelatihan Petugas, baik Organik maupun Mitra. Kegitan tersebut berlangsung di Acropora Cottage, Waisai, Kab.Raja Ampat, Jum’at (07-02-2020).

Kegiatan pelatihan petugas yang di mulai pada pukul 08-00 WIT ini dibagi dua gelombang dan gelombang pertama dilaksanakan terhitung tanggal 7-9 Februari, dan untuk gelombang kedua dari tanggal 11-13 Februari 2020.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala BPS Raja Ampat, Audhy Valentino, Kepala Seksi Statistik Ketahanan Sosial, Ika Rusinta Widiyasari dan Instruktur Nasional Pelatihan, Fadel Fahroni.

Kepala BPS Raja Ampat, Audhy Valentino dalam sambutannya menjelaskan, Sebagai salah satu sumber data sosial ekonomi, data Susenas telah banyak memberikan manfaat untuk pembangunan nasional.

“Manfaat dari data Susenas yaitu, Untuk Perencanaan dan evaluasi program pembangunan nasional, perencanaan dan evaluasi program sektoral Kementerian/Lembaga (K/L), tujuan Pembangunan Indikator Berkelanjutan Penyediaan (TPB)atau Sustainable Development Goals (SDGS), dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), serta Nawacita”, terangnya.

Ia menjelaskan, pada tahun ini integrasi survei dilakukan yaitu antara Susenas Kor dan Konsumsi 2020 dengan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI), Survei Konsumsi Makanan Individu (SKMI), dan Survei Kualitas Air Minum (SKAM). Upaya ini dilakukan untuk mengawal kualitas data status gizi di Indonesia.

“Pelaksanaan SP 2020 dilakukan dalam dua cara, Pelaksanaan Sensus Penduduk Online SP Online dilakukan secara mandiri dengan mengakses http://sensus.bps.go.id mulai dari 15 Februari s/d 31 Maret 2020, dan pelaksanaan SP Wawancara akan dilakukan tanggal 1 s/d 31 Juli 2020”, tuturnya.

Selain itu, Data Susenas dipercaya untuk digunakan sebagai dasar perencanaan dan evaluasi berbagai program pembangunan nasional. Tiga dari empat target pembangunan nasional, yaitu Kemiskinan, Gini Ratio, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang berasal dari data Susenas.

“Untuk itu saya menitipkan pesan bagi petugas Susenas agar dapat melakukan pengumpulan data sesuai Standard Operational Procedure (SOP) yang telah ditetapkan dan PML melakukan pengawasan baik pada saat proses pengumpulan data di lapangan maupun saat perapihan dokumen berlangsung”, ujar Audhy. ( MS)