IMG_20190919_105321-700x400

Polairud Kepsul, Lepas Dua Kapal Penangkap Ikan

Kepsul, Radar IT – Polairud Kepsul melepas kembali dua Kapal Penangkap Ikan tanpa Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) di perairan Laut Kepulauan Sula Provinsi Maluku Utara Rabu (18/9/2019).

Kedua Penangkap Ikan yang di amankan kemudian di lepaskan oleh Anggota Sat Polairud Polres Kepsul yaitu di Pelabuhan Desa Malbufa Kecamatan Sanana Utara Minggu kemarin.

Awalnya dikatakan Kasat Polairud Kepsul IPDA Opan Elang, kapal yang diduga menangkap ikan diamankan tersebut setelah mendapatkan yang berlabuh di Desa Malbufa KecamatanS anana Utara yaitu Kapal nelayan dengan Nomor 983 dan Nelayan 984

“Anggota patroli langsung menuju kelokasi, sampai dilokasi anggota memeriksa dokumen, dan dokumenya kami bawa ke kantor untuk diperiksad an diintrogasi”.ungkap Opan Polisi Berpangkat Satu Balok Emas itu.

Lanjut IPDA Opan, setelah introgasi kami langsung pengecekan di dua kapal itu, untuk memastikan bahwa di dalam kapal penangkap apa ada ikan atautidak.

“Setelah kita lalukan pengecekan ternyata didalam kapal tidak ada hasil tangkapan,” ungkapnya

Tambah dia, dari hasil interogasi alasan pemilik kedua kapal ikan bahwa mereka hanya berlayar di perairan laut hanya untuk bisa berkoordinasi dengan Dinas Perikaan setempat di Kepsul

Polairud Kepsul IPDA Opan juga menjelaskan bahwa dari kedua kapal yang ditahan ternyata, tidak memiliki izin SIP untuk menangkap Ikan diperairan laut provinsi Maluku Utara mereka hanya memiliki izin di perarian laut Provinsi Maluku

“Rata rata izin SIPI yang dimilikinya itu, berada di laut Maluku dan Saya katakan bahwa kalau dari Malbufa sampe ke talaibu arah selatan dilarang melakukan penangkapan ikan disini ” tegas IPDA Opan

Namun Karna belum ada Ikan di dalam kapal kata Ipda Opan, maka kita belum bisa melakukan proses, dan kalau izin kapal wilayah penagkanpannya di Laut Maluku atau asal mana kapal itu makak embali ketempat sesuai Izin.

Maka Kami juga telah membuatkan pembinaan serta surat pernyataan yang berisi tidak akan mengulangi perbuatannya lagi (Beroperasi) di Kabupaten Kepulauan Sula sebelum adai zin dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Maluku Utara bari bisa beroperasi, tambahnya.

Menurutnya lagi, dirinya telah berkoordinasi dengan Dinas Perikanan Provinsi Malut menyangkut dengan izin Penangkapan Ikan di luar jalur sesuai dengan ketentuan Undang-Undang

“Karena belum ada penangkapan ikan di kapal, maka, proses penyelidikan belum bisa berjalan Karna jelas UU bahwa melakukan penangkapan ikan di luar jalur melakukan penangkapan ikan tanpa izin otomatis harus ada Ikan,” cetusnya.

Baca Juga:

Kadiknas Kepsul Ajak Wartawan Mengawasi Disiplin Guru

Akibat Tersinggung, Pelajar Di Kepsul Tawuran

Camat Maltim Kepsul Dinilai Lindungi SK Penonaktifan Kades Waitina

Polres Kepsul Grebek Produksi Miras, Ratusan Liter Miras Diamankan

Untuk penangkapan kedua kapal penangkap ikan tersebut, kami punya bukti surat pernyataan dan juga punya dokumentasi foto disertai dengan Vidio,

terkait dengan pelepasan kapal untuk keluar dari Kepulauan sula. Tutup IPDA Opan (RS)