PhotoPictureResizer_200113_233906995-700x400

Polda Kaltim Ringkus Pelaku Pencurian Handphone di Balikpapan

Balikpapan, radarinvestigasi.com – Polda Kaltim melalui jajaran tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) meringkus pelaku pencurian handphone yang sering meresahkan warga di Kota Balikpapan. Pelaku berinisial MA (38) warga Balikpapan Utara

Diketahui,MA merupakan pelaku pencurian handphone di 14 TKP (Tempat Kejadian Perkara) selama setahun lebih di Kota Balikpapan

PhotoPictureResizer_200113_233939789-700x400

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadir Reskrimum) Polda Kaltim mengungkapkan, pelaku melakukan pencurian selama setahun lebih. Targetnya adalah rata-rata barang bawaan milik pengendara motor yang sedang parkir ataupun korban sedang lengah, baik berupa tas maupun handphone yang disimpan di Dashboard motor

“Sasaran pelaku dalam melakukan aksinya kepada korban yang sedang lengah, terutama barang milik pengendara roda dua yang disimpan di atas motor saat parkir seperti tas, dompet dan handphone yang biasa disimpan pengendara di Dashboard,” ungkap Wadir Reskrimum Polda Kaltim AKBP Rony Faisal Saiful Fathon di Mapolda, Senin, 13/1/2020

“Pelaku ini modusnya berjalan, jika ada kesempatan melihat pengendara bawa barang seperti tas maupun dompet yang sedang parkir kemudian korban dilihatnya lengah, maka disitulah pelaku ini melakukan pencurian dan langsung kabur,” tambahnya

Terungkapnya kasus pencurian ini, lanjutnya, berawal dari laporan warga yang menjadi korban pencurian berupa handhpone merk Vivo S1 Pro warna hitam di salah satu kios buah di kawasan Sepinggan Balikpapan Selatan pada tanggal 26 Desember 2019 yang lalu.

“Pelaku berhasil kami tangkap pada Jum’at, 10/1/2020 di rumahnya di Jalan Imus Payau, Muara Rapak, Balikpapan Utara sekira pukul 02.30 Wita dini hari saat pelaku sedang tidur,” ujarnya

Selain mengamankan pelaku, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 11 handphone berbagai merk dan 15 Kartu ATM milik korban pencurian yang selama ini dilakukan oleh pelaku

Di tempat yang sama pelaku MA mengakui dirinya telah melakukan pencurian handphone selama setahun lebih karena faktor ekonomi

Handphone yang dicurinya selama ini dijual ke counter dengan harga mulai 400 ribu hingga 900 ribu

“Saya hanya mencuri barang yang ditinggal di atas motor oleh pengendara. Baik handphone maupun dompet, kalau handphone langsung saya jual ke counter dengan harga 400 ribu sampai 900 ribu, tapi kalau dompet selain saya ambil uangnya Kartu ATM nya saya jadikan koleksi saja,” ungkapnya

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 362 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun. (Fzi)