Polres Pulau Buru Ungkap Pembobol Brangkas Kantor Bapeda

NAMLEA, radarinvestigasi.com – Kasus pembobolan brangkas yang terjadi di Bapeda Kabupaten Buru, beberapa waktu yang lalu, telah terungkap dan pelaku adalah seorang pegawai Bapeda Kabupaten Buru. Hal tersebut disampaikan dalam Releas pres, oleh Reskrim Polres Pulau Buru, Senin 9/3/20

Dijelaskan Wakapolres Pulau Buru, Kompol. Bachri Hehanussa SE,M., mengatakan, kronologis kejadian yang terjadi pada tanggal 20 Febuari 2020 lalu, terkait pembobolan brangkas pada kantor Bapeda Kabupaten Buru. Tersangka dengan inisial UB mendatangi ke kantor Bapeda bersama salah satu rekannya bernama FJ

PhotoPictureResizer_200310_115004462-700x400
Lanjut Wakapolres, kedua pelaku ini menggunakan sehelai daster untuk menutupi wajahnya, agar tidak terlihat oleh cctv. Bahkan mereka juga sempat menutupi cctv di depan kantor dengan menggunakan kantong plastik berwarna hitam.

“Kemudian setelah sampai di tempat kejadian yang menjadi sasaran tersangka, Kedua pelaku ini melakukan pembongkaran terhadap pintu masuk lebih dulu, kemudian dilanjutkan dengan pembongkaran terhadap pintu bendahara. Kemudian mereka mengambil leptop milik bendahara yang ada dalam ruangannya,” Jelas Wakapolres.

Kedua tersangka ini, Tambah Wakapolres, setelah mengambil sebuah leptop, mereka sempat keluar sebentar untuk memantau situasi dan kembali ke dalam ruangan. Lalu mereka melakukan aksinya dengan membongkar sebuah brangkas yang merupakan tempat menyimpan uang, dan kini menjadi barang bukti.

“Berhasil membobol brangkas, tersangka UB dan FJ, mereka lalu membawa barang tersebut ke sebuah perkampungan yang bernama Nametek Yang berada ditengah hutan, lalu mereka membongkar brangkas tersebut dengan menggunakan linggis yang memang telah disiapkan sejak awal oleh para pelaku ini,” kata Bachri.

Lanjut Waka polras pulau Buru, ia menambahkan, Uang yang didapat oleh mereka didalam brangkas tersebut, berjumlah Rp 16 Juta lebih. Kemudian uang  itu mereka bagi dua dan setelah selesai melakukan aksi mereka tersangka (Ub) berangkat ke Ambon malam harinya.
Dalam mengungkap kasus ini, kata Wakapolres, dirinya sangat mengapresiasi kinerja Kasat Reskrim Polres Buru Akp. Uspril.W.Futwembun S,Sos, bersama anggotanya yang dengan sangat cepat dapat berhasil menangkap pelaku

“Kedua pelaku pada saat ditangkap, sedang menginap di penginapan Rejeki 2 jalan Samratulangi, kota ambon,” jelasnya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua pelaku harus mendekam di tahanan Polrs Pulau Buru dan dijerat pasal 363, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Tutupnya.

Laporan.fer.