Proyek Embung Aji Raden Menuai Protes Dari Warga

Balikpapan, radarinvestigasi com – Pembangunan Prasarana Air Baku Embung Aji Raden Lamaru Balikpapan Timur menuai protes dari warga. Jumat, 14/6/2019.

Lahan pertanian yang digarap oleh warga Kelurahan Lamaru yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Karya Baru, Aji Raden Bersatu dan Gapoktan Karya Baru 4, merasa dirugikan, karena lahan pertanian mereka terendam banjir akibat adanya aktivitas pembangunan Bendungan Embung Aji Raden

Menurut Ketua Gapoktan Karya Baru, Armain (40) adanya aktivitas pembangunan bendungan Embung tersebut merugikan petani karena tanaman banyak yang rusak tergenang air

Selain itu kata Armain, Perusahaan pelaksana proyek dinilai tidak perduli dengan nasib warga yang berada disekitar proyek, pasalnya sebelum pekerjaan dimulai dirinya sudah mengingatkan untuk tidak mempersempit aliran sungai yang ada disekitar lahan pertanian warga karena bisa mengakibatkan terjadinya banjir,”ungkapnya

Namun lanjutnya, pihak pelaksana proyek tidak mengindahkan sehingga, disaat musim hujan ditambah lagi sungai kecil maupun sungai utama dipersempit dengan tumpukan material yang menutupi aliran sungai membuat lahan pertanian warga jadi terendam banjir

Armain menjelaskan, lahan seluas dua (2) Hektar milik warga yang diatasnya terdapat tanaman berupa, cabe, jagung, pisang dan tanaman palawija lainnya terancam mati dan tidak bisa dipanen akibat tergenang air

Tak sampai disitu pihak pelaksana proyek juga mempersulit warga karena tanpa kordinasi dengan warga langsung menutup jalanan yang menuju ke lahan petani

Sementara menurut Armain jalan tersebut merupakan jalanan yang dibuat oleh warga petani untuk akses yang sehari hari mengangkut hasil panen petani

“Kami juga sangat kecewa jalanan ditutup oleh pihak pelaksana proyek dan hanya roda dua yang diperbolehkan lewat,”ketusnya

“Jalanan itu kami (warga-red) yang bikin, kalaupun mau ditutup mesti dicarikan dulu solusinya”tambahnya

Untuk itu Armain berharap, kepada pihak pelaksana proyek maupun Pemkot Balikpapan untuk memperhatikan nasib petani karena lahab yang terdampak merupakan matapencaharian warga

“Bukanya kami ingin menghambat program pembangunan pemerintah, karena kami sadar bahwa pembangunan proyek Embung tersebut juga untuk kepentingan masyarakat banyak, kami hanya inginkan agar pemerintah juga memperhatikan nasib kami,”harapnya

Terkait hal tersebut Humas PT Alfa Sarana Tehnik Balikpapan, Ardan saat dikonfirmasi menapik jika penyebab banjiri karena adanya kegiatan proyek bendungan Aji Raden

Karena menurut Ardian, bahwa kondisi areal lokasi proyek memang sering banjir jadi bukan semata karena adanya kegiatan proyek ini,”kata Ardan Jumat 14/06/2019

Ardan, didampingi konsultan proyek, Sucipto, serta pengawas lapangan Suriansyah menjelaskan, Pemerintah Kota Balikpapan tentunya telah melakukan pengkajian sehingga menempatkan lokasi bendungan Embung di wilayah ini,”tambahnya

Namun demikian Ardan tak memungkiri adanya sebagian aliran sungai yang menyempit karena untuk jalur alat berat

“Jika jalanan terlalu lebar dikhawatirkan jembatan tidak mampu menahan beban alat berat,”ungkap Ardan

Adapun jalan yang menurut warga ditutup, Ardan menjelaskan, bahwa jalan tersebut sebenarnya tidak ditutup namun hanya digunakan sementara untuk menampung material timbunan

“Jalan tidak ada kami tutup,sisi jalan hanya kami gunakan untuk meloding tanah timbunan, “tegasnya (Ar)