Berita

PROYEK PISEW DI DESA INRILLO  KEC. KEERA KAB. WAJO DI DUGA SANGAT BERMASALAH

557
×

PROYEK PISEW DI DESA INRILLO  KEC. KEERA KAB. WAJO DI DUGA SANGAT BERMASALAH

Sebarkan artikel ini

Wajo.Radar Investigasi.com ||Proyek Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) yang dibiayai oleh Kementerian PUPR di Desa inrillo Kecamatan Keera, Kabupaten wajo, Sulawesi Selatan, tahun anggaran 2025 kini menjadi sorotan tajam masyarakat.

Pembangunan yang diharapkan dapat mempermudah akses transportasi antar desa, yaitu Desa Inrillo dan Desa lalliseng, dan ada tiga pekerjaan jalan tani tobukkang desa inrillo, dan jalan tani taure desa inrillo, dan jalan tani sumpalaja desa lalliseng diduga tidak memenuhi standar teknis yang ditetapkan.

Warga setempat melaporkan bahwa proyek pembangunan perkerasan jalan sirtu tidak menggunakan talud sisi kanan dan kiri jalan tersebut, terkesan terburu-buru dan tidak mengutamakan kualitas. Bahkan, bahan material dan proses pengerjaannya dinilai jauh dari standar yang diharapkan. Proyek senilai Rp500 juta ini yang bertujuan untuk mempermudah pengangkutan hasil pertanian dan meningkatkan perekonomian, kini justru dipertanyakan karena akses jalan yang dibangun tidak dapat menghubungkan kedua desa seperti yang dijanjikan.

Setelah melakukan investigasi lapangan, media setempat menemukan adanya indikasi bahwa volume pekerjaan yang dikerjakan tidak sesuai dengan perencanaan. Akses jalan yang seharusnya menghubungkan Desa inrillo dengan Desa lalliseng masih terputus, menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat Di antaranya dua desa tersebut, masyarakat merasa tidak merasakan manfaat dari proyek tersebut.

Pada saat kami dari lokasi pekerjaan, Lanjut kami menemui ketua kelompok Muhammad Iksan Namun ketua kelompok Muhammad Iksan tidak menerima dengan baik saat kami ikut mengawasi pekerjaan tersebut, dan pada waktu itu kami menunggu kedatangan ketua kelompok di kantor desa inrillo untuk wawancara, namun ketua kelompok Muhammad Iksan, langsung datang marah dan membawa benda tajam di sampingnya mengatakan, katanya kamu cari saya, dan kenapa kamu masuk foto pekerjaan dan tidak melapor dulu sama saya, ucapkan Muhammad Iksan selaku ketua kelompok.

Kepala Dusun inrillo Muhammad rusli, menegaskan bahwa kepala desa inrillo dirinya hanya menerima manfaat dari proyek ini dan tidak terlibat langsung dalam pelaksanaan teknis di lapangan. “Semua tanggung jawab teknis ada pada Muhammad ikhsan selaku ketua kelompok,” katanya.

Proyek ini kini memunculkan pertanyaan besar: apakah masyarakat Desa lainnya seperti desa lalliseng, desa arajang akan mendapatkan manfaat sesuai yang dijanjikan, ataukah proyek ini hanya akan dinikmati oleh sebagian kecil masyarakat Desa inrillo? Dengan kualitas yang dipertanyakan dan akses yang tak terwujud sepenuhnya, sorotan terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana proyek ini semakin menguat. (TIM)

Kami dari  LAKSRI, Lembaga Anti korupsi sawerigading Republik Indonesia meminta pihak kementerian PUPR dan pihak kejaksaan Negeri wajo, kejaksaan tinggi kota makassar Agar bisa melakukan evaluasi terhadap Dugaan penyimpanan pekerjaan tersebut yang dikelola oleh ketua kelompok Muhammad Iksan Di desa inrillo Kecamatan keera kabupaten wajo. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *