IMG-20191230-WA0006-700x400

Proyek Rumah Instan Milyaran Rupiah Tak Tuntas Tepat Waktu

Halteng, Radar Investigasi – Proyek Pembangunan Rumah Instan Sederhana dan Sehat type 36 dan type 35 milik Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Pemkab Halteng senilai puluhan milyaran rupiah tak tuntas pada waktu pelaksanaannya dan terlihat terbelengkalai.

IMG-20191230-WA0007-700x400

Proyek rumah instan dan sehat yang terbuat dari bahan KenWood ini tampak terbelengkalai saat awak media bersama salah satu warga desa Lelilef Woebulen tiba dilokasi di kilo meter 2 (dua) desa Lelilef Woebulen Kecamatan Weda Tengah Minggu, (29/12/2019) pukul 07.00 WIT pagi kemarin.

Menurut warga setempat bahwa pembangunan Rumah Instan Sederhana dan Sehat yang menguras anggaran senilai Rp 11.190.000.000,00 (Sebelas milyar seratus sembilan puluh juta rupiah) dengan Nomor Kontrak : 640-09/SPP-KTR/RISHA-DAN/DPKP-HT/X/2018 dengan waktu pelaksanaan kerja selama 90 hari kalender. Dan PT Kurnia Karya Sukses selaku pelaksana yang dinilai sukses membiarkan pembangunan 100 unit rumah instan tersebut terbelengkalai,” ujar warga setempat.

Warga setempat juga menyoroti pembangunan perumahan yang diprogramkan oleh Pemerintahan Elang – Rahim yang berlokasi di kilo meter 2 Desa Lelilef Woebulen Kecamatan Weda Tengah itu merupakan program terpuruk dan gagal fokus. Buktinya, pekerjaan yang dimulai tahapannya dari bulan Oktober 2018 dengan waktu pelaksana 90 hari kalender hingga akhir tahun 2019 ini belum satu unit pun yang terlihat selesai 100 persen,” kesalnya.

Selain itu, Program perumahan yang menggunakan bahan dasar KenWood ini dikabarkan tak diselesaikan oleh kontraktornya karena diduga mengalami permasalahan,” lanjut warga yang tak mau namanya disebutkan.

Warga setempat juga mengaku proyek rumah yang berbahan KenWood ini nampak sepih dari pekerja, sehingga terkesan tidak dilanjutkan pekerjaannya oleh pihak kontraktor. ” Baru-baru ini semua pekerja proyek rumah ini sedang berantem dan informasinya perkelahian itu berujung di Polres Halteng,” ucap warga yang sama – sama awak media tinjau perumahan Minggu pagi itu.

Terpisah Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Pemkab Halteng Samsul Bahri Andullah ST saat dikonfirmasi via pesan singkat (SMS) dan pesan watshapp pribadinya Senin, (30/12/2019) siang tadi oleh awak media, namun hingga kini dirinya (Kadis) belum memberikan tanggapan sampai berita ini dikirim ke redaksi. (LL)