IMG-20200105-WA0003-700x375

Proyek Rumah Instan Terbelengkalai, “Diduga Gunakan Bahan Bekas”

Halteng, radarinvestigasi.com – Diduga tak mendapat pengawasan intens dari Dinas terkait Pemkab Halteng, pekerjaan proyek rumah instan sederhana yang dianggarkan Rp 11 milyar 190 juta (11.190.000.000,00) oleh APBD Halteng Tahun Anggaran 2018 ini nampak terbelengkalai dan diduga menggunakan bahan bekas.

IMG-20200105-WA0005-700x375

Hal ini disampaikan Sekjen Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gelegele Kabupaten Halmahera Tengah, Ahkamil Hamid kepada reporter Minggu, (05/01/2020) pagi tadi.

“Kondisi ratusan perumahan yang memprihatinkan itu diduga akibat tak mendapat pengawasan yang serius dari Dinas Perkim,” kata Ahkamil.

Sehingga pihak kontraktor lanjut dia, dengan leluasa bekerja asal jadi. Buktinya, pekerjaan proyek 100 unit rumah instan sederhana yang dikerjakan kontraktor PT Kurnia Karya Sukses (KKS) di kilo meter 2 desa Lelilef Woebulen Kecamatan Weda Tengah yang sudah dikerjakan selama satu tahun lebih hingga kini belum dituntaskan pekerjaannya.

Padahal tandas Ahkamil, tahapan pekerjaan proyek dikerjakan pada bulan Oktober 2018 sesuai nomor kontrak 640-09/SPP-KTR/RISHA-DAN/DPKP-HT/X/2018 dengan waktu pelaksana 90 hari kalender.

Ahkamil menambahkan, sepertinya bahan – bahan proyek rumah instan sederhana itu menggunakan bahan bekas, sebab terlihat sangat memprihatinkan. Rumah type 36 dan 35 saja kok dikerjakan sampai satu tahun lebih, bahkan sudah memasuki tahun 2020 inikan lucu, imbuhnya pada Wartawan.

IMG-20200105-WA0006-700x375

Sepertinya pihak kontraktor proyek tersebut mengalami masalah besar dengan buruhnya sehingga sampai saat ini pekerjaan rumah instan belum dituntaskan. Hal ini diakibatkan karena Dinas Perkim Pemkab Halteng mengabaikan Tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D), kesal dia.

Pekerjaan proyek terbelengkalai seperti ini sudah sepantasnya mendapat pemeriksaan dari pihak terkait karena sudah mengabaikan program Pemerintah,” pintahnya.

Sampai berita ini ditayangkan belum ada poihak terkait yang dapat ditemui oleh awak media ini. (LL)