Namlea, Radar IT – Upacara ulang janji Kwaran Namlea dalam peringatan HUT Pramuka yang Ke-58 tahun 2019 yang berthema, “Bersama seluruh komponen bangsa siap sedia membangun Keutuhan NKRI”.

Kegitan tersebut berlangsung di Dua lokasi Yakni Lokasi SMA Negeri 2 Buru dan SMP Negeri 45, kegiatan tersebut diikuti, Pejabat di Lingkup Pemda Buru, TNI/Polri, Pembina Pramuka, Dewan Kerja Cabang Pengurus Kwarran Namlea dan Adik- adik andalan cabang Buru, Rabu, 14/8/2019.

Pembina upacara ketua harian Kwarcab Kabupaten Buru, Iksan Tinggapy, SH saat upacara ulang janji Mengatakan, Baru saja kita rasakan siang hari berganti malam, itu semua tidak sekedar sebuah pergantian, namun sebuah tanggung jawab perputaran antara mata hari dan rembulan dalam menjalangkan tugas dan kewajiban lihatlah mata hari, ucap Tinggapy.

Kata Iksan, Dia menuangkan sinar tampa pilih kasih diceruk lembah di pantai, dilaut dan di Pegunungan, dibaginya cahaya tampa pamri, tampa memilih Si kaya dan Si miskin, Si sehat atau Si sakit Si kecil atau Si besar, Si pangkat atau Si melarat tampa terkecuali mereka menikmati terang setiap hari malam pun tiba, membawa gelap, kita diantar agar terlelap dalam tidur dalam mimpi untuk istrihat, kelak esok hari semua dapat segar kembali itulah tugas sang malam, tidaklah merugi bertanggung jawan, karena Dialah cermin yang telah berkata darinya sampai kepadanya dibatas yang tiada selesai darinya

Olehnya itu Lanjutnya, tidaklah merugi bertanggungjawab sepertinya, karena segumpal saran dilesatkan baginya sampai hatinya disemua badan yang tida mengira darinya, Tuhan memberikan tanggungjawab kepada kita dan kita bertanggung jawab kepada Tuhan seperti benda- benda alam lainnya, seirama Mahluk dan tumbuhan lainnya, sebuah tanggungjawab sebagai manusia, inilah sebuah generasi bangsa, sebua harga bagi kita kepercayaan setia dalam gerakan Pramuka diucap kata sampai diujung Dunia.

Mari berkata, aku akan bersumpah setia berucap Trisatia sampai menerapkan isinya Trisatia akan dikata oleh semua, meski etah apa yang kami bias, enta kapan yang Kami tata, tiada percuma selamanya membalas harga diri Pramuka Kalung Merah Putih di leher ini, bukan penghias harga diri, bukan melingkar tanpa isi, bukan tanda pemanis janji.

Kalung Merah Putih dileher ini, tanda pelecut bakti kami dari kapan sampai kini hingga dikapal batas nanti, semoga Tuhan merelakan Ridho-Nya menangkup tingkah dan ucap Kita mengawasi gerak dan jelajah Kita dalam semua perbuatan Kita senantiasa untuk Tuhan Yang Maha Esa.

Sementara itu Detik Detik pelaksanaan HUT Gerakan Pramuka Ke 58, Selaku Inspektur upacara, Ketua harian Koarcab Kabupaten Buru, Iksan Tinggapy, SH saat membaca sambutan Ketua kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso Mengatakan, Pada hari ini 14 Agustus 2019 segenap anggota gerakan Pramuka Indonesia bersuka cita, karena organisasi kita saat ini genap berusia 58 tahun.

Olehnya itu segenap komponen bangsa Gerakan Pramuka siap sediamembangun keutuhan NKRI dan merebaknya Korupsi, Kolusi dan Nepotisme(KKN), terpaparnya radikalisme dan terorisme, serta maraknya penyalahgunaan Narkoba meruipakan Tiga Kejahatan yang menjadi tantangan terbesar bangsa Indonesia saat ini.

Dengan demikian, Saya berharap semua memiliki perhatian penuh terhadap kesamaan cara pandang dan bahasa dalam menyikapi permasalahan khususnya hal- hal yang mengancam keutuhan NKRI, hal ini menjadi bagian penting yang seharusnya selalu diperhatikan segala upayah untuk menyeret gerakan Pramuka kedalam wilayah Politik praktis. Sebelum mengakhiri sambutan ini, Dengan Trisatya dan Dasa Darma anggota Pramuka siap menjaga keutuhan NKRI melalui inplementasi kehidupan sehari- hari.

Laporan, Fer/Sofyan.