PhotoPictureResizer_200326_180440546-700x400

Residivis Curanmor Asal Samarinda Diringkus Unit I Jatanras Polda Kaltim

Balikpapan, radarinvestigasi.com — Residivis pencurian bermotor (Curanmor) asal Kota Samarinda diringkus jajaran Unit I Subdit 3 Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Kalimantan Timur

Pelaku berinisial AW (24) warga Jalan D.I Panjaitan RT 15 Kelurahan Gunung Lingai, Kecamatan Samarinda Utara

Pelaku diringkus di rumah saudaranya saat sedang memperbaiki sepeda motor di Perumahan Bumi Sempaja, Kota Samarinda pada Senin, 23/3/2020

PhotoPictureResizer_200326_180416896-700x400
Barang bukti sepeda motor, 2 Honda Vario, 2 Suzuki Satria FU, 1 Yamaha FI-ZR

“Pelaku merupakan residivis, pelaku beraksi bersama seorang temannya berinisial (FL) yang saat ini masuk DPO (Daftar Pencarian Orang). Modus pelaku dalam beraksi dengan cara berpatroli mengintai rumah – rumah yang sedang kosong, ketika pelaku melihat rumah sedang sepi kedua pelaku langsung masuk ke rumah itu dengan merusak kunci rumah dan mengambil motor dengan menggunakan kunci Letter L,” kata Wakil Direktur Ditreskrimum Polda Kaltim AKBP Rony Faisal Saiful Fathon, S.IK, saat Press Release di Mapolda Kaltim, Kamis, 27/3/2020

Tak tanggung-tanggung pelaku residivis curanmor ini berhasil melakukan pencurian 5 unit motor dalam waktu satu minggu sebelum akhirnya ditangkap

Pelaku melakukan aksinya di empat TKP yang berbeda di Kecamatan Samarinda Utara dan Samarinda Ulu

Pelaku ditangkap beradasarkan laporan dari masyarakat yang kehilangan motor. Dari laporan itu jajaran Unit I Jatanras Polda Kaltim melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku

“Dari hasil pengungkapan kasus ini, kami masih terus melakukan penyelidikan berapa jumlah motor yang dicuri oleh pelaku selama ini, kami masih mendalami,” ungkapnya

Selain itu, kata Rony Faisal, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terhadap jaringan pelaku, apakah pelaku masuk jaringan antar kota atau bukan

“Kami juga mendalami pelaku ini, apakah pelaku masuk jaringan residivis antar kota atau bukan,” ujarnya

Sementara itu AW mengaku motor hasil curian tersebut dipakai sendiri dan sebagian dijual dengan harga 2 – 3 juta

“Hasil penjualan untuk kebutuhan sehari hari aja pak,” ujarnya

Kini pelaku beserta barang bukti berupa 1 buah kunci Letter L dan 5 unit sepeda motor di amankan di Mapolda Kaltim

Pelaku dikenakan Pasal 363 ayat (1) ke – 3,-4 dan 5 KUHP jo Pasal 65 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang dilakukan secara berulang di tempat yang berbeda dengan ancaman hukuman 8 tahun penjara. (Fzi)