PhotoPictureResizer_200116_214432799-700x400

Risidivis Curanmor di Ringkus Polsek Balikpapan Selatan

Balikpapan, radarinvestigasi.com -Residivis Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) diringkus jajaran Polsek Balikpapan Selatan pada Rabu, 15/1/2020. Pelaku bernama Arif (19) merupakan warga Handil, Kecamatan Muara Jawa, Kutai Kartanegara

Pelaku merupakan residivis Curanmor dan sudah beroperasi di 22 TKP di wilayah Balikpapan, Samarinda, Samboja, Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara

PhotoPictureResizer_200116_214450848-700x400
Barang bukti motor yang di amankan dari tangan pelaku

Kapolsek Balikpapan Selatan Kompol Harun Purwoko mengungkapkan, pelaku di ringkus oleh team Opsnal Polsek Balikpapan Selatan di kawasan Palaran, Kota Samarinda

Penangkapan pelaku berawal dari laporan warga yang kehilangan motor Yamaha Vixion dengan Nomor Polisi KT 6289 AQ Pada tanggal 14 Januari 2020, di kawasan Sepinggan Balikpapan Selatan

“Dari hasil laporan itu kami melakukan penyelidikan. Pelaku berhasil kami amankan setelah salah satu anggota kami dilapangan mengajak pelaku untuk bertemu dengan tujuan untuk membeli motor yang ditawarkan di sosial media facebook milik pelaku sendiri. Akhirnya pelaku berhasil di amankan di Palaran, Kota Samarinda,”kata Kompol Harun di Mapolsek Balikpapan Selatan, Kamis, 16/1/2020

Dari tangan pelaku, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti motor Yamaha Vixion KT 6289 AQ warna hitam

“Pelaku kami amankan pada saat melakukan transaksi dan sempat berusaha melarikan diri, sehingga anggota melakukan tindakan tegas dengan melumpuhkan kaki pelaku dengan timah panas,” tegasnya

“Tersangka sudah melakukan pencurian di 22 TKP, lokasinya di Balikpapan, Samboja, Sanga-Sanga dan Samarinda. Tersangka menjual hasil curian melalui media sosial facebook dengan harga 3 juta sampai 5 juta. Kalau motor sejenis Yamaha Vixion tersangka menjualnya dengan harga 7 juta,” ungkapnya

Lebih lanjut Kompol Harun menjelaskan, modus yang dilakukan tersangka dalam melakukan pencurian adalah dengan memperhatikan pengendara motor yang sedang parkir dengan kunci kontak yang masih menempel di kendaraan

“Pelaku melakukan pencurian dengan memperhatikan pengendara yang sedang parkir di sekelilingnya, pelaku ini kesehariannya bekerja di pasar. Jadi, pelaku ini bekerja sambil memperhatikan pengendara yang sedang parkir, begitu melihat kunci kontak masih menempel di kendaraan langsung dibawa kabur. Kemudian pelaku menjual melalui medsos,” bebernya

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 363 ayat (1) KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. (Fzi)