IMG_20190315_130519-700x400

Salurkan 8,6 M Bansos PKH, Bupati Soppeng Berharap Agar Tidak Disalahgunakan

Bupati Soppeng H.A.Kaswadi, SE menghadiri sosialisasi dan penyerahan bantuan sosial program keluarga Harapan (P) dihalaman Kantor Camat Liliriaja, Jum’at 15/3/2019.

Dalam kegiatan ini Plt.Camat Liliriaja A.Syakhrul, S.Ip melaporan dalam kegiatan Sosialisasi dan penerimaan Bantuan Program Keluarga Harapan pada Tahun 2019 di Kecamatan Liliriaja berjumlah Rp. 1.206.450.000 dari total kabupaten sebesar Rp.
8.607.200.000

Pada Sambutan Bupati Soppeng H.A.Kaswdi mengimbau agar penyaluran bisa tepat sasaran

“Dalam program bansos ini melibatkan pengawasan Polres Soppeng karena pemerintah berharap agar Bantuan ini tidak disalahgunakan dan bisa tepat sasaran,” kata Bupati.

“Saya beeharao agar bantuan ini digunakan sesuai keperluan dan tidak boleh ada pihak yang memanfaatkan bantuan-bantuan untuk kepentingan pribadi,” tambah Bupati Soppeng.

Tujuan Bansos ini lanjut A. Kasawdi, adalah untuk meningkatkan taraf hidup keluarga penerima manfaat(KPM) melalui akses layanan pendidikan,kesehatan,dan kesejahteraan sosial, mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Soppeng, ungkap Bupati, dimulai sejak tahun 2013 dengan jumlah penerima sebanyak 1.225 keluarga penerima manfaat yang meliputi 6(enam) kecamatan,yaitu Lalabata, Lilirilau, Liliriaja, Donri-Donri, Marioriwawo, dan Marioriawa dengan Dana sebesar Rp.774.125.000.

“Pada tahun 2016 sampai sekarang tahun 2019 jumlah dana yang diterimah oleh penerima PKH setiap tahapan meningkat sebesar Rp 8.607.200.000 dengan jumlah KPM meningkat menjadi 6.767 dan SDM PKH yang bertugas bertambah sebanyak 31 orang,” ungkapnya

Dijelaskan Bupati Soppeng A. Kaswadi, kreteria penerima PKH adalah Ibu hamil, Anak berusia 0-6 tahun,Anak SD/SMP/SMA,lanjut Usia dan penyandang Disabilitas berat yang ditetapkan keputusan Direktur Jaminan Sosial Keluarga Kementrian Sosial RI.

“Meringankan Beban masyarakat penerima manfaat dengan harapan bahwa PKH ini diperuntukkan kebutuhan pendidikan, pemenuhan Gizi Ibu Hamil dan Balita,” pungkasnya. (AT)