IMG_20191031_192446-700x385

Setahun Sertifikat Prona Kampung Sumber Sari Belum Keluar, Ini Penyebabnya

Way kanan _ Lampung radarinvestigasi.com – Warga Masyarakat Kampung Sumber sari Kecamatan Banjit keluhkan belum terbitnya sertifikat prona UMKM yang sudah setahun lebih mengusulkan ke pihak Dinas Koperasi UMKM Waykanan

Namun, pihak dinas setempat mengaku tidak pernah menerima usulan dari Kepala Kampung.

Selama tahun 2018 dan 2019 menurut Kabid UKM Ujang Faishal mewakili Kadis Koperasi Dan UMKM Way kanan Edwin Bavur  tidak pernah ada usulan dari Sumber sari yang Masuk.

“Tahun 2018 dan 2019 kita dapat jatah masing masing 200 buku dari Kantor BPN way kanan , dan tahun 2018 sudah realisasi, sementara 2019 sedang berjalan namun tidak ada yang dari Kampung Sumber Sari.’ tegas Ujang, Kamis (31/10/2019).

Untuk itu jika ada masyarakat yang kampung merasa buat silakan ditanyakan kakam.

” Silakan tanya kakam, masalah ini, atau jika ada pihak pihak tertentu yang jadi makelar silakan tagih komitmennya, karena dalam aturannya kami gak menerima pengurusan lewat makelar.” Tegas Ujang.

Diketahui, masyarakat Kampung Sumber Sari Kecamatan Banjit mengeluhkan lambatnya Pembuatan Sertifikat prona dikampungnya. Pasalnya, sudah lebih setahun sejak pembayaran uang muka sertifikat  pada bulan Juni 2018 sampai dengan November 2019 belum juga ada tanda tanda sertifikat keluar dari Pemerintah.

Melalui sambungan seluler Kakam Sumber Sari Sutris, di konfirmasi Rabu (30/10/2019), membenarkan adanya pemungutan Dana pembuatan Sertifikat dikampungnya.

“Benar Pak kami ditawari oleh orang Baradatu Namanya Wahab bahwa di Eay Kanan tahun 2018, katanya, ada pembuatan prona 50Jalur UMKM lewat dinas Koperasi Way kanan. Dan dia mengaku bisa mengurusnya. “Kata Sutris.

Atas Dasar itulah kakam mengajak warga memgumpulkan dana kepada warga yang berminat dan terkumpul sebanyak 60 buku.

“Betul saya yang memungut dana dari masyarakat sana rata rata 500 perbuku untuk DP dan semua saya setor ke Wahab yang katanya bisa mengurus segala sesuatunya,” terang Sutris.

Namun Sutris mengaku dana tersebut sudah diserahkan kepada Seorang bernama Wahab yang katanya bisa mengurusnya.

Reporter Way kanan (Jamatus)