IMG-20200112-WA0017-700x375

Sopir DumpTruck Pengancam Pukul Wartawan, Resmi Dilaporkan ke Polisi

HALTENG, RADAR INVESTIGASI.COM – Sopir dumptruk Dutro 20 yang diketahui bernama Mus ini Minggu, (12/1/2020) siang tadi resmi dilaporkan ke Polres Halteng oleh sejumlah wartawan Online liputan Halteng karena telah mengancam salah satu Wartawan Online Liputanmalut.com, Afandi Musei.

Pelaporan sopir dumptruk dengan nomor Polisi DG 4636 XY yang bernama Mus ini karena diduga melakukan tindak pidana pengancaman sekaligus berencana ingin memukul wartawan Fandy lewat via sambungan telepon genggam pada Sabtu (11/1/2020) kemarin.

Dalam surat panggilan Nomor: B/12/1/2020/Res Halteng/SPKT, Kanit Shift A, Brigpol Sofyan meminta kepada Mus untuk datang ke Mapolres Halteng.

“Menindak lanjuti pengaduan dari Afandi Musei tentang permasalahan pengancaman. Bersama ini kami meminta kepada Mus untuk hadir ke Pos pelayanan SPKT Polres Halteng,” pintah Kanit SPKT Sofyan.

“Selanjutnya nanti kita lihat, apakah masalah ini mau di proses secara hukum, atau diselesaikan secara kekeluargaan,” lanjutnya.

Sementara Fandy meminta agar persoalan ini diselesaikan secara hukum. Sebab apa yang dilakukan oleh Mus, adalah salah satu langka untuk mencoba melakukan pembunuhan karakter terhadap dirinya sebagai Wartawan.

“Kami tetap pada komitmen awal, bahwa persoalan ini harus di proses secara hukum. Karena apa yang lakukan Mus kepada saya adalah upaya atau berencana untuk melakukan hal-hal yang melanggar hukum, meskipun itu hanya lewat telepon,” ungkap Fandy.

Berikut ini adalah ancaman yang dilontarkan Mus kepada Fandy Wartawan Liputanmalut.com.
“Jahannam, Babi, kamu ada hak apa foto saya. Kamu lantas? Kamu cuma Wartawan tidak punya hak. Kamu ada hak apa. Tidak lama saya pukul kamu, binatang. Kamu dimana saya mau ketemu, saya mau pukul kamu dan remas leher kamu. Saya bawa dumptruk dutro nomor 20 silahkan tunggu saya di Weda,” ancam Mus. (LL)