Surat informasi dari Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Resahkan Ratusan Nitizen

Kobar, radarinvestigasi.com – Surat informasi dari Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun yang banyak Share melalui puluhan group Watsap diduga meresahkan masyarakat

Dengan tersebarnya surat keterangan tersebut melalui Group Watsap, karuan saja puluhan bahkan ratusan nitizen banyak yang resah dan berkomentar dengan nada jengkel, ada yang mengatakan ‘Hoax Bu’ – ‘Ia am bu… Bkin org paranoid jd nya’ – ‘Bikin orang takut’ – ‘Malam tadi am berita itu nyebarnya’ – dan ada pula yang sesumbar ‘Tangkap pelaku pengirim surat itu, dianggap meresahkan

 

Kasi Rawat dan Inap RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun ,Aliman Dinata saat dikonfirmasi radarinvestigasi.com Senin pagi 16 Maret 2020 melalui telphon selulernya mengatakan, langsung ke Direktur pak. Yang pasti sampai saat ini tidak ada pasien Covid 19 dirawat. Kalau ada akan di umumkan secara resmi ke publik

Sementara Direktur RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun dr.Fahrudin dikonfirmasi via seluler membenarkan adanya pasien yang dirawat, namun belum dapat diyatakan positif corona karena harus menunggu hasil laboratorium litbangkes dipastikan

“Betul pak kita merawat pasien dengan gejala di atas, cuma kita belum menyatakan positif corona karena harus menunggu hasil laboratorium litbangkes, hari ini kita ambil spesimen terus kita kirim ke laboratorium rujukan litbangkes jakarta besok. Jadi sampai sekarang di RSUD Sultan Imanuddin belum ada yang positif corona”,kata dr.Fachudin

Saat radarinvestigasi.com meminta bukti pasien yang dirawatnya dr.Fachrudin menolak dengan halus, Harus ada ijin keluarga pak, melanggar kode etik

Juga saat dikonfirmasi bahwa surat keterangan tersebut meresahkan masyarakat. Dijawab dr.Fachrudin dengan singkat : “Jubir covid 19 kadinkes hasil kesepakatan tkt kabupaten”. (Dardi).