Tak Berizin,Gakum Bersama BKSDA Kota Waringin Barat, Sita Barang Bukti Pengepul Ular Piton

KOBAR, radarinvestigasi.com – GAKUM Provinsi bersama BKSDA Kabupaten Kota Waringin Barat melaksanakan penyitaan barang bukti pengusaha/pengepul Ular Sawa/Piton yang di duga tidak memiliki Surat perijinan/Ilegal daerah Kecamatan Banteng Desa Sungai Pakit 8/3/2020 jam.12.39 Wib

Penyitaan barang bukti tersebut di dua tempat RT.05 dan RT 05 Setelah pihak dari GAKUM dengan BKSDA mengadakan Olah TKP ternyata Warga Desa Sungai Pakit RT 05 dan RT 08 ini benar tidak mengantongi ijin walau selembar pun

PhotoPictureResizer_200311_093706036-700x400

Tim dari GAKUM dan BKSDA mengadakan penyitaan barang bukti kurang lebih sekitar 270 lembar berupa Kulit Ular yang sudah kering dan Ular yg masih hidup masih berada dalam kemasan karung pun kita sita juga dan kita setelah mengadakan pengembangan ke RT 08 yg tidak jauh dari TKP yg pertama Tim menemukan STL tersebut dalam kemasan karung yang berjumlah kurang lebih 14 karung dalam kondisi masih hidup

PhotoPictureResizer_200311_093627888-700x400
Photo: Dardi, wartawan radarinvestigasi.com saat berada dilokasi penggerebekan

Menurut keterangan dari Kadis BKSDA pak DENDI mereka akan melepaskan Ular tersebut ke wilayah konservasi supaya mereka bebas di habitatnya

Sementara dari pihak BKSDA akan memberi pembinaan untuk kepengurusan perijinan dari Kementrian,penangkapan,penangkaran dan HO mereka supaya tidak bekerja secara ilegal lagi menjadi legal menurut Dendi kadis BKSDA.(Dardi)