PhotoPictureResizer_200115_233833771-700x400

Terlibat Cinta Segitiga dengan Ayah Kandung, Pria Ini Nekat Menghabisi Nyawa Kekasih

Balikpapan, radarinvestigasi.com -Terlibat cinta segitiga dengan ayah kandung, pria bertato ini bernama Jahiruddin (37) nekat menghabisi nyawa kekasihnya Nursiah (33) warga Jalan Siaga RT 24 No.19, Kelurahan Damai, Balikpapan Selatan pada Selasa, 14 Januari 2020

Tersangka Jahiruddin nekat menghabisi nyawa kekasihnya itu lantaran terbakar api cemburu

PhotoPictureResizer_200115_233614769-700x400_1-700x400
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol. Turmudi menunjukkan pisau jenis badik yang digunakan tersangka

Peristiwa itu terjadi pada saat tersangka mencari ayah kandungnya di rumah korban pada hari itu sekira pukul 13.20 Wita. Namun ia tidak menemukan ayah kandungnya di tempat itu. Sehingga tersangka melampiaskan amarahnya kepada Nursiah yang tak lain adalah kekasihnya yang diketahui telah menikah siri dengan ayah kandungnya

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol. Turmudi mengatakan, peristiwa penikaman terjadi pada saat tersangka Jahiruddin mencari ayah kandungnya di rumah korban. Karena ayah kandungnya tidak berada di tempat itu, sehingga tersangka melampiaskan amarahnya kepada kekasihnya Nursiah yang saat itu berada di kamar

“Disitulah terjadi keributan antara tersangka dengan korban, sehingga terjadi penikaman. Setelah melakukan penikaman tersangka ini langsung melarikan diri, sedangkan korban berteriak minta tolong sambil berlari dengan berlumuran darah akibat luka tikaman yang dilakukan oleh tersangka,” ujar Kapolresta Balikpapan Kombes Pol. Turmudi di Mapolresta Balikpapan, Rabu, 15/1/2020, siang

Lebih lanjut Turmudi mengungkapkan, awalnya tersangka mencari ayah kandungnya karena kesal setelah mengetahui menikah siri dengan kekasihnya

“Saat dirumah korban ternyata ayahnya tidak ada. Kemudian tersangka menanyakan keberadaan ayahnya, namun korban mengusir dan memarahinya. Sehingga tersangka emosi dan mencabut pisau badik dipinggang kanannya yang telah disiapkan dan menikam korban di bagian perut, pinggang, paha serta dada dengan brutal sebanyak 9 kali tikaman. Kemudian korban pun terjatuh dan berteriak minta tolong. Setelah itu tersangka melarikan diri,” beber Turmudi

“Warga yang melihat kejadian itu langsung menyelamatkan korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Balikpapan. Namun korban tidak dapat tertolong karena kehabisan darah. Korban akhirnya meninggal dunia,” tambahnya

Turmudi mengungkapkan, dalam waktu 4 jam Team Beruang Hitam Jatanras Polresta Balikpapan berhasil mengamankan tersangka ditempat persembunyiannya di kawasan Karang Anyar, Balikpapan Utara

“Tersangka ini berencana kabur ke wilayah Penajam Paser Utara. Saat proses penangkapan tersangka sempat melakukan perlawanan dan hendak kabur, sehingga dihadiahi timah panas oleh petugas di kaki sebelah kanan,” jelasnya

Dihadapan petugas Jahiruddin mengaku hanya ingin menyakiti ayahnya dengan mencari ke rumah korban. Namun sang ayah tidak ditemukan, akhirnya ia meluapkan emosinya kepada korban

“Aku mau cari bapakku saja pak, tapi enggak ketemu malah ketemu dia (korban). Makanya dia aja yang kutikam,” ujar Jahiruddin

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 340 KUHP SUBS 338 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun atau seumur hidup. (Fzi)