IMG_20191007_221049-750x450

Tim Gabungan Tertibkan Tambang Emas Gogorea

Namlea, Radar IT – Polres Pulau Buru dan Kodim 1506 Namlea beserta Satpol PP melakukan penyisiran dan pembersihan peti tambang Emas gunung Gogorea yang bertempat di belakang Musolah depan tenda ex penambang Gogorea, Senin (7/10/2019).

IMG_20191007_221035-750x450

Humas Polres Pulau Buru IPDA Zulkifli Asril S.Ip saat di konfirmasi media Radar Investigasi.com mengatakan, penyisiran di pimpin oleh Kabag Ops Polres Pulau Buru AKP Ruben M.H. Sihombing, S.I.K. beserta Pasi Ops Kodim 1506 Namlea Kapten Husain Malagapi , Danpom Namlea Kapten CPM M.S. Kurniawan.

“7 orang Personil Polsek Waeapo, 20 orang Personil Brimob Kompi 3 Namlea,  40 Personil Polres Buru, 19 Personil Kodim 1506 Namlea, 3 Personil Subdenpom Namlea, 19 Personil Satpol PP Kabupaten Buru, serta 2 orang Wartawan yang terlibat dalam penyisiran ini,” ucapnya.

Selesai apel 10: 00 wit kemudian rombongan melanjutkan  kegiatan penyisiran aktifitas penambangan emas ilegal yaitu dengan cara membongkar Dua tenda penambang Dua bangunan serta membakar Tiga lobang galian.

“Pada Pukul 12.15. Wit dilakukan Sosialisasi dengan pemilik lahan dan penambang yang tinggal di Lokasi PETI Gogorea. Dari hasil Sosialisasi tersebut terdapat 11 Kepala Keluarga yang mendapat izin dari pemilik lahan ahli Waris Untuk menjaga dan mendirikan bangunan,” jelas Ipda Zulkifli

Diantaranya kata dia, Risna Tata Ahli waris Gunawan Tan, Nanang Hayati Ahli waris Deni Tan, Tonang Oli ahli waris Endang Sampulawa, Wawan Rahim ahli waris Endang Sampulawa, Hasdeni Puputungan ahli waris Rudi Tan, Nurhayati Musrafil ahli waris Gunawan Tan, Frangky Sahertian ahliEndang Sampulawa, Adam Bolata ahli waris Endang Sampulawa, Sumiati Herman ahli waris Deni Tan, Samsuri Nurnaningsi ahli waris a.n. Deni Tan,  Herman Pangko ahli waris Endang Sampulawa, ungkapnya.

Kemudian tambah Humas, Tim penyisiran mengevakuasi terhadap penambang yang sakit cacar berasal dari daerah Sulawasi Utara untuk di bawa ke rumah sakit umum Namlea. dan dilanjutkan pada pukul 15.00. Wit bertempat di Lokasi Pemukiman Puncak Gunung Gogorea untuk melakukan pembongkaran rumah exs Penambang, serta pemasangan Garis Police Line terhadap Rumah yang telah ditinggalkan oleh pemiliknya.

“Pada saat Polres Pulau Buru pemasangan Police Line di temukan 7 Lobang yang diduga masih aktif dengan identitas Pemilik Lobang atas nama :
1. 3 lubang milik Rudi Tan Alamat Jikumerasa, 3 lubang milik Gunawan Tan Alamat Jikumerasa, 1 lubang milik Deni Tan Alamat Jikumerasa,” pungkasnya. (Fr)