IMG_20191229_153226

TKBM dan Oknum Diduga Setingan Cemarkan Nama Baik Perusahaan

Halteng, Radar Investigasi.com – Terkait video dan foto yang diabadikan oleh masyarakat sekaligus mengviralkan di medsos kemarin pembuangan ore ke laut oleh petugas TKBM di kapal Boyyan dan Cimping ada dugaan setingan bersama antara petugas TKBM dan oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mencemarkan nama baik perusahaan.

Hal ini disampaikan Presiden Direktur Tiga perusahaan yakni PT Teka Mining Resours (TMR), PT Tekindo Energi (TE) dan PT Gunung Mas Grup (GMG), Yohanes J Tendean di Aula PT Tekindo Energi di Desa Lelilef Woebulen Kecamatan Weda Tengah Kabupaten Halmahera Tengah Minggu, (29/12/2019) pukul 09.30 WIT saat diwawancarai awak media.

Disebutkannya, berdasarkan hasil investigasi Internal Perusahaan Tekindo Energi yang di pimpin Kepala Teknik Tambang (KTT) terkait dengan pembuangan ore ke laut itu ada dugaan setingan bersama petugas TKBM dan oknum – oknum yang mengabadikan vidio dan foto – foto tersebut.

“Setingan itu diketahui dalam hasil Investigasi yang dilakukan Internal perusahaan. Lihat saja tiba – tiba ada orang yang datang menggunakan perahu kecil dibawah kapal dan diduga memerintahkan melalui komunikasi via handpone ke petugas TKBM untuk membuang sisa – sisa ore dari atas kapal ke laut. Kemudian di vidiokan dan mengviralkan melalui media sosial, itu hasil Investigasi Internal,” tandas Presiden Direktur saat diwawancarai pagi tadi.

Selain Internal kata Yohanes, dari ITE SDM Provinsi Maluku Utara melalui Inspektur Tambang juga melakukan Investigasi persoalan ini dan hasilnya akan dilaporkan ketika selesai ditelaa,” ungkapnya.

Sejumlah Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) lanjut Yohanes, sudah kita berhentikan dan meminta kepada pihak yang berwajib/kepolisian untuk mengusut tuntas persoalan yang dinilai merugikan serta mencemarkan nama baik perusahaan ini.

“Sangat tidak mungkin perusahaan menyuruh TKBM membuang ore, sementara kita sangat membutuhkan ore untuk dijual,” pungkas Yohanes J Tendean. (LL)