Balikpapan, radarinvestigasi.com –Kesempatan yang diberikan untuk putra daerah perbatasan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara untuk menjadi prajurit TNI diapresiasi dengan baik oleh masyarakat

hal tersebut terlihat pada antusias generasi muda yang mendaftarkan diri untuk menjadi Prajurit TNI AD yang saat ini memasuki tahap pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit TK II Dr. R. Hardjanto Balikpapan

Para putra terbaik di daerah perbatasan menjalani tes kesehatan sebagai syarat utama untuk menjadi prajurit TNI setelah sebelumnya dinyatakan memenuhi syarat administrasi di kantor Ajudan Jenderal (Ajendam) Kodam VI/Mlw

Kapendam VI/ Mulawarman Kolonel Kav Dino Martino menyampaikan tes kesehatan yang di selenggarakan oleh Kodam VI/Mlw merupakan pemeriksaan yang harus dilaksanakan oleh para peserta untuk mengetahui tingkat kesehatan masing-masing untuk mendapatkan prajurit yang sehat jiwa dan raga terutama kesiapan fisik dan mental

“Penilaian awal dilakukan pada bentuk postur tubuh secara keseluruhan seperti kesesuaian antara tinggi dan berat badan untuk mendapatkan postur ideal seorang prajurit.” kata Kapendam, Rabu, 14/3/2019

Di tempat yang sama Kakesdam VI/Mlw Kolonel Ckm Drg Raden Triatmojo Budi Utomo mengatakan, seorang tentara di tuntut untuk memiliki kesehatan yang sempurna, mengingat beratnya tanggung jawab yang harus di emban terutama yang bertumpu pada kekuatan fisik

Sehingga proses seleksi penerimaan anggota TNI dilakukan sangat ketat, di utamakan kepada calon yang memiliki kondisi fisik yang memenuhi kreteria standar

“Berbeda dengan orang-orang Amerika atau Eropa yang memiliki postur lebih tinggi dan besar, untuk penyeleksian anggota TNI disesuaikan dengan postur standar orang Asia dengan batas minimal bagi laki-laki 163 cm.” ujar Kakesdam. (Fzi)