IMG-20200201-WA0027-700x400

Warga Desa Aer Salobar Kembali Pertanyakan Dana BumDes

Halteng, radarinvestigasi.com – Warga desa Aer Salobar Kecamatan Weda Selatan Sabtu, (1/2/2020) pagi tadi kembali mempertanyakan dana BumDes yang menjadi magnet untuk kesejahteraan masyarakat itu sendiri berubah menjadi isu miring karena dana BumDes dengan jumlah besar diduga disalahgunakan pengurusnya.

BumDes yang selama ini masih dianggap tak cukup menarik sebagai peluang pekerjaan untuk masa depan warga, kini mulai berubah menjadi pusat perhatian banyak orang bahkan perangkat desa dan BPD itu sendiri berbondong – bondong merangkap jabatan untuk mengelolanya.

Informasi yang dihimpun reporter Sabtu, (1/2/2020) pagi tadi bahwa kinerja pengurus BumDes desa Aer Salobar Kecamatan Weda Selatan dinilai tak transparan. Untuk itu warga meminta menggelar rapat pertanggung jawaban sebelum mantan Kepala Desa Aer Salobar Jardi Ladaa kembali calon sebagai Kepala Desa,” tegas warga via sambungan telpon Sabtu pagi tadi.

Sementara informasi yang di update reporter dari Sekretaris BumDes juga BPD ini yakni Awaludin Sinen menjelaskan bahwa dana BumDes dianggarkan pada tahun 2017 sebesar Rp 200 juta dan dibelanjakan peralatan kelompok nelayan,” ucapnya.

Awaludin juga mengaku bahwa pengurus BumDes semuanya perangkat desa, mulai dari bendahara BumDes Juraeda Ibrahim yang juga aktif sebagai staf desa, sementara Ketua BumDes Jusmin Laali juga merangkap jabatan sebagai Ketua BPD Aer Salobar.

“Dalam pengelolaan dana BumDes 200 juta itu kami semua ditunjuk oleh mantan Kepala Desa Aer Salobar yakni Jardi Laada,” jelasnya.

Ditempat yang terpisah Bendahara BUMDes Aer Salobar Juraeda Ibrahim kepada reporter mengaku bahwa yang lebih mengetahui pengelolaan BumDes itu Jusmin Laali karena dia sebagai Ketua,” akunya.

Terkait dengan pelaporan pertanggung jawaban kepada masyarakat, Juraeda mengaku tiap tahun dilaksanakan rapat pertanggung jawaban sebagai bentuk transparan kepada masyarakat. Namun sayangnya, fakta berkata lain karena pernyataan itu dibantah oleh warga masyarakat setempat,” tegas Nurdin warga setempat. (LL)