IMG_20191223_161002-700x400

Warga Lelilef dan KNPI Weda Tengah Menolak Pekerjaan Pipa Line PT IWIP Lintasi Desa

Halteng, Radar Investigasi.com – Ratusan warga masyarakat Kecamatan Weda Tengah bersama Pemuda KNPI Weda Tengah menolak keras pekerjaan pipa line milik PT IWIP yang melintasi dua desa di Lelilef Sawai dan Lelilef Woebulen Kecamatan Weda Tengah Kabupaten Halmahera Tengah.

IMG_20191223_161036-700x400

Menurut warga, penolakan pipa line tersebut dikarenakan pihak perusahaan tidak pernah melakukan sosialisasi bagaimana tujuan dan maksud pipa line yang akan melintasi dua desa ini.

“Pipa besar yang bakal melintasi dua desa itu belum disosialisasikan kepada masyarakat sehingga aksi penolakan dilakukan sebab kami belum mengetahui maksud dan tujuan pipa tersebut,” ungkap Wahab Nurdin warga Lelilef Kecamatan Weda Tengah Senin, (23/12/2019) pagi tadi di Terminal Kota Weda di Desa Fidi Jaya.

Menurut Wahab Nurdin, kami tetap menolak pekerjaan pipa line perusahaan melewati desa kami. Tidak ada alasan lain, solusinya pipa line perusahaan dilewatkan di wilayah pegunungan bukan di dalam desa, titik,” ungkapnya.

Selain berkoar, Wahab juga mengirim foto tanda tangan penolakan warga bersama pemuda KNPI Kecamatan Weda Tengah via pesan watshapp pribadinya.

IMG_20191223_160815

IMG_20191223_160752

IMG-20191223-WA0013
Tanda tangan warga yang melakukan penolakan

Tercantum 150 warga masyarakat Kecamatan Weda Tengah membumbuhi tanda tangan (paraf) kedalam surat penolakan yang dibuat pemuda KNPI Weda Tengah itu.

Terpisah Bagian Humas PT IWIP Agnes Megawati di Jakarta dikonfirmasi via pesan watshapp pribadinya terkait dengan penolakan warga pada pekerjaan pipa line yang akan dilewatkan di dua desa itu mengatakan bahwa tidak ada masalah dalam hal pekerjaan tersebut

“Jadi tidak ada masalah untuk program pipe line ini,” kata Agnes Megawati, Senin (23/12/2019), Sore

“Management juga sudah melakukan follow up Meeting dengan Bupati dan Kadis instansi terkait,” tulisnya via WA.

“Sudah dilakukan Sosialisasi kepada warga tgl 10 Desember 2019,” pungkas Agnes Megawati dalam pesan WA nya sembari menunjukkan foto foto saat melakukan sosialisasi dengan warga pada redaksi media ini. (LL)