IMG_20190922_235549-700x375

Warga Mangoli Barat Ditemukan Sudah Membusuk, Ini Kronologinya

Kepsul Radar IT – Kakek tua Robo Bugis (70) warga Desa Pas Ipa Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, ditemukan dalam kondisi sudah jadi mayat yang membusuk, Minggu (22/9/2019)

Jasad Robo Bugis ditemukan di tengah hutan Air Kadai Kecamatan Taliabu Timur Selatan oleh warga Desa Air Kadai atas nama Fredi Maspaitela (29) dan Robert Mengo (48).

Fredi Maspaitela dan Robert Mengo, mereka tengah mencari belut di seputaran sungai tersebut. Namun, mereka justru terkejut dengan sesosok mayat dalam posisi telentang dan sudah membusuk. Bau busuk mayat tersebut juga sudah mulai menyengat.

Keduanya lantas kembali ke kampung dan menceritakan temuannya itu kepada warga setempat dan langsung melaporkan ke Polsek Taliabu Timur Selatan.

Pihak Polisi bersama dengan salah satu dokter di Puskesmas Taliabu Timsel dr. Fauzi Gifari langsung menuju ke lokasi.

Dilokasi, Polisi menemukan korban dalam masih mengenakan celana pendek biru dan kaos batik kuning emas. Disampingnya terdapat satu bungkusan dan satu buah kupiah dan parang didalam bungkusan ada sajadah, dua buah baju koko dan satu buah kain sarung.

Mayatnya dibawah ke Pustu, Air Kadai untuk melakukan identifikasi. Saat itulah, salah satu keluarga korban Muhammad Baso Bugis datang ke Pustu. Ia mengaku ciri-ciri korban dan pakaian yang ia gunakan tidak lain adalah kerabatnya di Desa Pas Ipa.

Menurutnya, korban meninggalkan Pas Ipa sejak Agustus lalu menuju Desa Bapenu, Kecamatan Taliabu Selatan untuk melihat usaha budidaya rumput laut miliknya.

”Di Bapenu korban tinggal dengan Tija Bugis, ”ungkap Muhammad. Sementara Tija Bugis kepada Polisi menceritakan bahwa, almarhum keluar dari Desa Bapenu sejak 11 September.

Dia hendak menuju ke Desa Tubang, Kecamatan Taliabu Utara namun lebih dulu singga di Desa Air Kadai.

Kapolsek Taliabu Timur Selatan, Ipda Walid Buamona saat dikonfirmasi media ini membenarkan temuan mayat tersebut, “Dari hasil identifikasi mayat tersebut adalah Robo Bugis. Identitasnya sudah teridentifikasi”. Ujar Walid, Minggu (22/9/2019).

Menurut Walid, saat olah TKP pihaknya juga membawa dokter. Dari hasil identifikasi lanjut Walid, korban diduga meninggal karena kelelahan.

”Dugaan kita itu karena kelelahan, karena dia jalan kaki cukup jauh, dan mungkin meninggalkan sudah seminggu, ”ungkap perwira satu balok itu. (RS)